Iklan Baris Anda

Penuhi Kebutuhan Busana Muslim, Pakuwon Mall Gelar Mufway 2022 Dengan 26 Desainer

Penuhi Kebutuhan Busana Muslim, Pakuwon Mall Gelar Mufway 2022 Dengan 26 Desainer 1
Senior Promotion Manager Pakuwon Mall, Dian Apriliana Dewi (tengah) saat press conference Mufway 2022 di Pakuwon Mall, Sabtu (16/4)

Surabaya, (bisnisnasional.com) – Tren dunia fashion khususnya busana muslim saat ini mengalami perkembangan cukup pesat, bahkan menurut data Kementerian Perindustrian, Indonesia menduduki peringkat tiga dunia setelah Uni Emirat Arab dan Turki. Ini berarti Indonesia punya peran peting sebagai pengembang dan konsumen busana muslim yang memiliki prospek besar untuk mendominasi pendistribusian produk secara global.

Terkait hal tersebut Pakuwon Mall turut mendukung dan menggelar Muslim Fashion Runway (Mufway) mulai 15 hingga 24 April 2022 yang menghadirkan 23 brand. Untuk acaranya antara lain Designer Show, Kids Muslim Runway, Kompetisi Face Icon Model Search 2022, Talkshow & Workshop.

Senior Promotion Manager Pakuwon Mall, Dian Apriliana Dewi menyampaikan, Mufway 2022 ini adalah yang kedua setelah 2019 lalu (masih bernama Bissfull Ramadhan). Ini untuk memenuhi kebutuhan para fashion muslim karena market busana muslim di Indonesia cukup tinggi. “Terlebih saat Ramadhan ini banyak masyarakat membutuhkan busana muslim,” ujarnya.

Ia menambahkan, gelaran ini menghadirkan 26 desainer dari beberapa kota yakni Surabaya, Bandung, Malang, dan Jakarta. “Mereka sih bukan orang baru, sebagian sudah sering ikut event semacam ini,” imbuhnya.

“Harapannya, melalui kegiatan fashion show muslim semacam ini adalah kita ingin Indonesia kedepannya naik peringkat, bukan hanya jadi nomer tiga, tapi nomer satu dunia tentunya,” pungkas Dian.   (in/bsn)

Check Also

10 Tahun Berkarya, Basha Market Konsisten Dukung Produk Lokal 5

10 Tahun Berkarya, Basha Market Konsisten Dukung Produk Lokal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.