PLN Perkuat Keandalan Sistem di GI Grati

PLN Perkuat Keandalan Sistem di GI Grati 1

Probolinggo, (bisnisnasional.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Bay 150kV Pier Phasa S di Gardu Induk (GI) Grati. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo ini dilakukan pada malam hari tanpa menyebabkan padam pelanggan sebagai upaya menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat dan industri.

Sebanyak 11 personel dari Tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Probolinggo diterjunkan dalam pekerjaan yang berlangsung selama satu hari tersebut. Berbagai peralatan pendukung seperti mobile crane, manlift, scaffolding, hingga commissioning set digunakan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman dan efisien.

Manager PLN UPT Probolinggo, Budi Santoso menyampaikan bahwa penggantian dilakukan sebagai langkah preventif setelah hasil asesmen menunjukkan adanya penurunan performa peralatan. Penggantian MTU ini adalah hasil dari tindakan preventif dan asesmen kami di PLN untuk mengoptimalkan keandalan sistem, sehingga peralatan yang sudah mengalami penurunan performa harus segera kami lakukan penggantian.

“MTU tersebut langsung kami ganti sebelum terjadinya breakdown yang tentunya akan mengganggu pasokan,” ujar Budi.

Sementara General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja mengapresiasi dedikasi seluruh personel PLN yang siaga menjaga sistem kelistrikan. Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya dibangun dari teknologi dan peralatan yang andal, tetapi juga dari dedikasi insan PLN yang bekerja siang dan malam memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat.

“Saya mengapresiasi seluruh personel yang tetap siaga 24 jam dan bekerja tanpa henti demi menjaga kualitas pasokan listrik di Jawa Timur dan Bali,” ungkap Ika.

PLN menegaskan bahwa seluruh pekerjaan pemeliharaan dilakukan dengan mengutamakan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tentunya semua pekerjaan harus memperhatikan dan menerapkan implementasi K3, karena tidak ada yang lebih berharga dari keselamatan pekerja itu sendiri. Dengan pekerjaan aman, sistem dan peralatan juga akan andal.

Check Also

TPS Selenggarakan Program TJSL Praktisi Mengajar 2026 5

TPS Selenggarakan Program TJSL Praktisi Mengajar 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses