Iklan Baris Anda

Rokok Tingwe Nge-Trend, PJS Bikin Afalan Tembakau

Rokok Tingwe Nge-Trend, PJS Bikin Afalan Tembakau 1
Owner Putra Jaya SYN (PJS), Akhmad Nirfauzi (tengah)

Pandaan, (bisnisnasional.com) – Berdasarkan catatan BPS di 2022, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi penghasil terbesar Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia yang mencapai 100.600 ton atau setara dengan 44,57% dari total produksi nasional sebesar 225.700 ton.

Prestasi tersebut diimbangi tren merokok masyarakat saat ini seperti maraknya rokok elektrik atau biasa disebut vapor/vape.

Namun belakangan ini muncul fenomena anak-anak muda kini mulai gandrung menikmati rokok gaya jadul dengan tembakau tingwe (linting dewe). Hal tersebut memicu bermunculan gerai penjual tingwe di kota-kota besar seperti Surabaya.

Melihat fenomena itu membuat Owner Putra Jaya SYN (PJS), Akhmad Nirfauzi memberanikan diri menciptakan industri baru dari hasil olahan tembakau (afalan tembakau).

“Awalnya dari pengalaman sebagai karyawan salah satu perusahaan rokok ternama di Jatim serta melihat tingginya hasil tembakau serta permintaan tembakau tingwe, saya menangkap potensi tersebut. PJS memulai bisnis ini Maret 2023 di Pandaan Pasuruan,” katanya.

Lebih jauh ia menjelaskan, PJS dalam hal ini tidak memprduksi afalan tembakau atau tembakau yang sudah dirajang namun PJS membeli tembakau yang sudah dirajang dari pabrik, lalu mendistrbusikannya sebagai tembakau tingwe langsung ke masyarakat.

“Tembakaunya kita ambil dari pabrik, lalu dibersihkan untuk kemudian kita distribusikan lagi. Jadi kita bukan memproduksi,” imbuh pria yang akrab disapa Fauzi ini.

Meski masih kategori sebagai industry kecil, selain memproduksi afalan tembakau PJS juga melakukan kegiatan peduli sosial untuk masyarakat sekitar diantaranya donasi sembako, perbaikan gizi dusun, donasi PHBI masyarakat sekitar, santunan yatim dan duafa, perbaikan fasilitas umum serta PHBN.   (in)

Check Also

Fenomena "Warung Madura" Buka 24 Jam, KPPU Panggil Stakeholder Terkait 5

Fenomena “Warung Madura” Buka 24 Jam, KPPU Panggil Stakeholder Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.