Iklan Baris Anda

Pemenang SheHacks 2021 Siap Presentasikan Karya Inovatifnya

Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha (kiri bawah), Director and Chief Strategy & Innovation Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in (dua dari kiri bawah), Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo, Natasha Nababan (kanan bawah), Direktur Tata Kelola Digital Ekonomi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Selliane Halia Ishak (Kiri atas), Director of Construction MRT, Silvia Halim (Dua dari kiri atas), dan CEO of LinkAja, Haryati Lawidjaja (kanan atas) saat acara pengumuman pemenang SheHacks 2021 (01/9)

Surabaya, (bisnisnasional.com) – Program inovasi untuk memberdayakan lebih banyak perempuan Indonesia, SheHacks yang dikenalkan pada Juni 2021 lalu, telah memiliki pemenang. Dan hari ini ketiga pemenang yang mendapatkan total hadiah Rp100 juta antara lain Tim Wegrow dengan proposal Wegrow (Green Living Platform), Triasih dengan proposal Ruang Tengah, dan Troopers dengan proposal Wifood, Save It Don’t Waste It.

Pengumuman pemenang SheHacks 2021 kali ini digelar secara virtual, dibuka oleh Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Viram Sinha, dan mendapat sambutan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga, dan Direktur Tata Kelola Digital Ekonomi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Selliane Halia Ishak.

Juga dihadiri oleh peserta dan komunitas perempuan Indonesia, serta CEO of LinkAja Haryati Lawidjaja, dan Construction Director of MRT Jakarta, Silvia Halim, sebagai pembicara talkshow bertemakan ‘How to Overcome the Challenges for Women in Tech’.

Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha mengatakan, SheHacks 2021 hadir dengan tujuan sederhana yaitu untuk memberdayakan lebih banyak perempuan di bidang teknologi dalam berkontribusi mengurangi kesenjangan gender yang ditemukan pada hampir semua lini kehidupan.

“Kami berharap para peserta dan pemenang dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari program SheHacks dan karya-karyanya dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan di Indonesia,” ujarnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga mengatakan pihaknya mengapresiasi dan mendukung upaya Indosat Ooredoo yang memberikan sumbangsih nyata untuk pengarusutamaan gender di Indonesia melalui program SheHacks. Hal tersebut menjadi bagian dari solusi dalam mengurangi kesenjangan gender dari sisi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan dengan penggunaan teknologi.

Pemberdayaan perempuan merupakan isu yang kompleks dan multisektoral. Oleh karena itu, komitmen dan kerja sama antar lembaga, baik pemerintah maupun swasta menjadi sangat penting. “Selamat kepada 10 finalis terpilih yang pemenangnya akan diumumkan pada acara hari ini. Semoga para peserta terpilih yang berhak mengikuti buddy program dapat benar-benar mempertanggungjawabkan program yang telah dibuat sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan perempuan di Indonesia,” ujar Bintang.

Direktur Tata Kelola Digital Ekonomi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Selliane Halia Ishak, mengatakan, karya inovasi para peserta yang merupakan solusi tepat untuk mengatasi masalah yang muncul terkait dengan kesenjangan gender, telah membuat pihaknya percaya pada masa depan yang menjanjikan akan peran perempuan di bidang teknologi.

“Kami berharap agar program SheHacks bisa menjadi motivasi bagi pihak lain untuk bersama meningkatkan peran perempuan Indonesia dengan pemanfaatan teknologi agar bersama-sama berkontribusi pada industri kreatif dan meningkatkan ekonomi digital Indonesia,” tuturnya.

SheHacks tahun ini berhasil memberdayakan 1.453 wanita Indonesia dengan rentang usia 15-40 tahun dan menerima total 477 proposal solusi permasalahan. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya dengan total 95 peserta dan 30 proposal yang dikumpulkan. Jangkauan SheHacks 2021 juga lebih luas dari tahun 2020 karena 23 persen dari total peserta tahun ini berasal dari luar Pulau Jawa.

Para finalis dinilai berdasarkan intensitas permasalahan, solusi yang berkelanjutan, produk dan pasar, potensi dampak, daya saing, komunikasi, dan lain-lain. Juri-juri yang terlibat antara lain Arief Musta’in (Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo), Natasha Nababan (Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo), Haryati Lawidjaja (CEO LinkAja), Samira Shihab (CEO & Co-Founder Tinkerlust), dan Dwi Faiz (Kepala Program UN Women Indonesia).

Tiga pemenang terbaik mendapatkan hadiah uang tunai total Rp100 juta, dengan rincian pemenang pertama Rp50 juta, pemenang kedua Rp30 juta, dan pemenang ketiga Rp20 juta. Lima peserta dengan proposal terbaik juga berkesempatan melakukan presentasi kepada mitra global potensial untuk mendapatkan kemungkinan pengembangan bahkan pendanaan karya inovatif mereka. (in)

 

Check Also

JNE dan POLRI Tandatangani Kerjasama Pengawasan Peredaran Narkoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.