Iklan Baris Anda

Laznas Yatim Mandiri Gelar Grand Launching MSC

Laznas Yatim Mandiri Gelar Grand Launching MSC 1
Acara Grand Launching MSC (Mandiri Sociopreneur Center) di halaman Komplek Kampus Kemandirian jl Sarirogo- Sidoarjo, Sabtu (26/8)

Sidoarjo, (bisnisnasional.com) – Masih dalam suasana Hari Kemerdekaan RI ke 78, LAZNAS Yatim Mandiri dan Wakaf Mandiri menggelar Grand Launching program MSC, Event HUT, dan Muharram. Bentuk acara berupa lomba mewamai Paud, TK dan SD Se Sidoarjo, Dongeng dari Kak Rosy dan Hiburan dari Veve Zulfikar penyanyi Religi Indonesia pada Sabtu (26/8) di Komplek Kampus Kemandirian, Sarirogo, Sidoarjo.

Direktur Wakaf Mandiri, Sugeng Riyadi menyampaikan, pihaknya melaksanakan Grand Launching MSC (Mandiri Sociopreneur Center) yang merupakan laboratorium bisnis berbasis wakaf dengan menggandeng koperasi agritara untuk pengembangan proyek wakaf.

“Jadi kenapa kami pilih MSC, karena di dalamnya terdapat mini market, produk UMKM, ada kemitraan, investor dan donatur. Dengan begitu semua bisa berpartisipasi dan berkolaborasi. Jadi kami launching ini yang didalamnya ada berbagai macam UMKM, juga membantu program pemerintah,” katanya.

Laznas Yatim Mandiri Gelar Grand Launching MSC 2
Ketua Harian Koperasi Agritara Berkah Bersama, Bambang Jasmanto (kiri) bersama Direktur Wakaf Mandiri, Sugeng Riyadi menunjukkan salah satu produk UMKM

Yayasan Yatim Mandiri saat ini memiliki 51Kantor Cabang di Indonesia. Melalui program-programnya yaitu pendidikan dan pemberdayaan, ribuan anak yatim dan dhuafa di Indonesia telah menerima manfaat dari Yayasan Yatim Mandiri.

“Kami berharap semakin banyak UMKM yang terbantu, dan kami juga ingin membantu pemerintah mensejahterakan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Harian Koperasi Agritara Berkah Bersama, Bambang Jasmanto menyampaikan, secara garis besar pihaknya mengajak masyarakat beragrobisnis dari hulu sampai hilir.

“Kami mengajak seluruh sekolah-sekolah ataupun pesantren se-Indonesia bikin kantin sehat. Menunya sehat karena disana juga ada ahli gizi. Tujuannya agar orang tua bisa mengontrol anaknya sehingga tercipta hubungan yang baik antara sekolah dan orang tua siswa,” ujarnya.

Selama ini yang dipahami masyarakat, bahwa anak yatim hanya disantuni dengan memberikan sejumlah uang saja. Tanpa mendampingi apakah mereka pendidikan yang tepat dan baik.

Padahal selain santunan tersebut, pendampingan serta memberikan pendidikan yang tepat dan baik merupakan hal yang lebih dibutuhkan oleh anak yatim.

“Acara Grand Launching MSC Mandiri Sociopreneur Center ini sebagai wujud rasa syukur kemerdekaan RI dan memasuki tahun banu Islam,” pungkas Sugeng.   (in)

Check Also

Jaga Pasokan Listrik, PLN NP Siagakan 2923 Personel 6

Jaga Pasokan Listrik, PLN NP Siagakan 2923 Personel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.