Iklan Baris Anda

Desember, Penjualan Mobil Bekas Diperkirakan Naik

ss-mobil

Surabaya, (bisnisnasional.com)

Trend penjualan kendaraan bermotor dipenghujung tahun kan mengalami kenaikan. Kenaikan ini mulai dirasa pada Oktober dan akan diselesaikan pada Desember tutup tahun. Hal ini dirasakan oleh pedagang mobil bekas, salah satunya adalah SS Mobil 21.

Namun, biasanya pula mobil baru pada Desember ini, memberikan banyak keuntungan untuk customer. Diantaranya diskon besar-besaran, potongan harga, luck drow dan masih banyak lagi yang diberikan pada customernya. Alhasil penjualan akan meningkat. Sementara mobil bekas, akan terkena imbasnya.

“Sehingga kita juga harus mengikuti, jika ingin tetap bertahan. Kita melakukan penyesuaian harga, memberikan bonus tambahan, atau memberikan potongan harga dan potongan angsuran karena kita bekerjasama dengan beberapa finance. Serta masih banyak lagi seperti kredit cepat, pembelian dari luar kota bisa dilayani, juga melayani mutasi kendaraan diseluruh Indonesia. Tak lupa gratis service selama 1 bulan,” kata owner SS Mobil 21 saat ditemui di showroomnya di Giant Diponegoro, Sugeng Sumarsono.

“Misal lewat satu bulan, tidak masalah. Orang terlanjur datang tetap kita tolong,” tambahnya.

Karena itu pula, Jangkauan harus semakin luas dan ada disetiap lokasi. Karena menurutnya itu sangat penting. Selain orang suka lebih dekat dengan tempat tinggalnya, hal ini juga bisa mempermudah proses jual beli. Sugeng juga menilai, lokasi yang ada juga sangat penting karena melihat segmentasi masyarakat dan pola pikirnya.

“Kita coba 6 bulan baru tau, apakah cocok ditempat itu atau tidak. Karena banyak orang di mall, belum tentu penjualan kita laris. Contohnya saja di Giant Waru, pengunjungnya lebih banyak dari Giant Diponegoro. Tetapi, disini lebih banyak peminatnya banyak yang berkunjung ke kita,” ujarnya.

Juga karakter mereka yang berbeda-beda. Orang surabaya lihat dan berani bertanya-tanya. Mereka antusias.lalu cari mobil. Karakter orang berbeda. Namun urusan beli tidak beli itu belakangan menurut Sugeng. Sementara di Giant Waru tidak demikian, mereka didekati saja seperti ketakutan.

“Padahal hanya sekedar kasih informasi saja. Sementara di Kaza karakter orangnya adalah melihat iklan di internet baru kesitu. Kalau Gunung Sari sudah punya nama. Karena sudah lama, jadi mereka yang datang adalah orang yang benar-benar beli,” tuturnya.

Sugeng mengungkapkan, jika pada awal buka hingga sekarang setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan penjualan sekitar 20 persen per tahun. Dengan target sasarannya adalah kelas menengah bawah, dengan mobil yang tahunnya selisih 5 tahun dari sekarang. Ia juga tidak menerima orang jual mobil di atas tahun 2000, hanya saja kalau tukar tambah baru dilayani.

Karena, jika tahunnya lama maka kecil kemungkinan akan laku keras. Begitu juga sebaliknya, jika terlalu dekat tahunnya orang mempertimbangkan selisih harga. Untuk tipe yang paling banya diminati hingga saat ini adalah kendaraan MPV, seperti Avanza, Xenia. Atau mobil City Car seperti Honda Jazz, Hyundai Atoz dan Pick-up Grand Max dan Suzuki Futura.

Sugeng juga tak lupa memberi tips buat para pedagang mobil bekas, bertahan itu penting, karena tambah lama tambah banyak customernya. Untuk mendapatkan customer lebih banyak harus menjaga nama. Pelayanan ke konsumen seperti dengan memberikan garansi mobil, garansi dokumen, barang bekas terjadi kasus dan sebagaianya.

“Misal ada kasus terhadap mobil yang kita jual, Orang tersebut kita ganti dengan mobil lainnya karena pembeli tidak kita rugikan. Baru selanjutnya kita selesaikan mobil kasus tersebut pada yang punya jadi kita tetap bertanggung jawab terhadap semuanya,” pungkasnya. (diyah)

Check Also

Usung Konsep Metaverse di GIIAS 2022, Daihatsu Tawarkan Pengalaman Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.