
Surabaya, (bisnisnasional.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan per Februari 2026 tetap terjaga di tengah risiko global seperti tensi geopolitik dan kebijakan suku bunga global yang ketat. Ekonomi Indonesia tumbuh solid 5,11% sepanjang 2025, dengan inflasi terkendali dan aktivitas manufaktur ekspansif.
Di pasar modal, IHSG melemah tipis namun aktivitas investor dan penghimpunan dana tetap baik. Sektor perbankan mencatat pertumbuhan kredit 9,96% yoy dengan risiko terjaga dan permodalan kuat. Sektor asuransi, dana pensiun, dan pembiayaan juga tumbuh positif, termasuk peningkatan signifikan pada pinjaman daring dan BNPL.
Di sektor aset kripto, jumlah investor naik menjadi 20,7 juta meski nilai transaksi menurun. OJK juga aktif menindak pelanggaran, mengenakan berbagai sanksi administratif, serta memberantas pinjol dan investasi ilegal.
Ke depan, OJK fokus menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat integritas pasar modal, mengembangkan regulasi digital dan kripto, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat tata kelola dan pengawasan di seluruh sektor jasa keuangan.
Bisnis Nasional Update Informasi Terkini