Iklan Baris Anda

Inacraft 2022, Bukti Kerajinan Indonesia Terus Berkembang

Inacraft 2022, Bukti Kerajinan Indonesia Terus Berkembang 1
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mendampingi Presiden RI, Joko Widodo pada Pembukaan Jakarta Internasional Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Tahun 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (23/3). (dok humas)

Jakarta, (bisnisnasional.com) – Saat mendampingi Presiden Joko Widodo membuka The 22nd Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022, Rabu (23/3) di Jakarta Convention Center, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengajak seluruh pelaku usaha dan eksportir produk kerajinan (handicraft) tetap tangguh dan adaptif dalam menghadapi pandemi. “Dengan begitu ekspor produk kerajinan Indonesia terus tumbuh positif di tengah pandemi ini,” tegasnya.

Selama dua tahun pandemi nilai ekspor produk kerajinan Indonesia tetap mencatatkan pertumbuhan positif. Pada 2021 ekspor produk kerajinan tangan Indonesia mencapai USD 743,50 juta atau tumbuh 16,48 persen tahun per tahun (YoY). Sedangkan pada 2020 nilainya mencapai USD 638,33 juta.

Ekspor produk kerajinan Indonesia memiliki pangsa yang besar di Amerika Serikat yaitu 58,89 persen, Malaysia (7,54 persen), Belanda (3,86 persen), Jepang (3,70 persen), dan Jerman (3,64 persen). Produk Indonesia yang paling diminati dunia yaitu rambut palsu, produk anyaman, produk kayu, serta patung dan ornamennya.

Setelah dua tahun vakum (2020-2021) akibat pandemi Covid-19, Inacraft 2022 kembali diselenggarakan pada 23–27 Maret 2022 secara daring dan luring. “Penyelenggaraan Inacraft yang sudah memasuki tahun ke-22 merupakan bukti nyata bahwa produk kerajinan Indonesia terus tumbuh dan berkembang,” ujar Lutfi.

Lutfi juga mengapresiasi Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) yang secara konsisten melakukan promosi produk kerajinan Indonesia. Kedepannya, Kementerian Perdagangan bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan ASEPHI akan terus mendorong transformasi digital para produsen produk kerajinan, meningkatkan promosi di dalam dan luar negeri, serta memperluas akses pasar ekspor bagi produk-produk kerajinan Indonesia.

Inacraft 2022 mengusung tema “Smiling Heritage of West Java: From Smart Village to Global Market”. Provinsi Jawa Barat terpilih menjadi ikon Inacraft 2022 yang menampilkan produk-produk kerajinan unggulan dan kreatif sekaligus mengangkat kesenian dan kebudayaan lokal Jawa Barat. Pameran ini diikuti sebanyak 722 peserta yang terdiri atas 510 peserta individu, 169 peserta binaan dinas, dan 43 peserta binaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta 150 toko daring.

Lutfi yakin produk kerajinan Indonesia adalah representasi keunikan dan kekhasan Indonesia atau sesuai dengan tema Inacraft 2022 yaitu From Smart Village to Global Market (dari desa kecil ke pasar global). “Saya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Inacraft 2022. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi perdagangan produk kerajinan Indonesia,” tutupnya.  (in/bsn)

Check Also

Komitmen TPS Wujudkan Pelabuhan Bersih Bebas Pungli 5

Komitmen TPS Wujudkan Pelabuhan Bersih Bebas Pungli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.