
Surabaya, (bisnisnasional.com) – Setelah kesuksesan Disney and Pixar’s “Inside Out 2” sebagai film animasi terlaris pada tahun 2024 yang berhasil mencuri perhatian penonton secara global, Disney and Pixar kembali mengangkat kisah menyentuh serta imajinatif melalui film terbarunya berjudul “Elio”. Dengan balutan visual memukau dan storytelling khas Disney and Pixar, “Elio” menghadirkan kisah dengan berbagai karakter unik yang akan mengajak penonton dari segala usia memasuki petualangan luar angkasa yang tak hanya spektakuler secara visual, tapi juga penuh dengan sentuhan emosional. Disney and Pixar’s “Elio” akan tayang mulai 18 Juni 2025 di seluruh bioskop Indonesia.
Disney and Pixar’s “Elio” akan mengikuti kisah Elio, seorang anak yang merasa tidak cocok untuk tinggal di Bumi, serta memiliki imajinasi tinggi dan terobsesi terhadap alien. Suatu hari, ia tiba-tiba terbawa ke Communiverse, sebuah organisasi antar planet yang dihuni perwakilan dari berbagai galaksi. Dianggap sebagai pemimpin Bumi, Elio terjebak dalam petualangan epik yang akan mengantarkannya untuk menjalin ikatan dengan makhluk alien unik, menghadapi krisis yang berdampak ke antar galaksi, sekaligus menemukan jati diri dan takdirnya.
Untuk menghidupkan kisah ini, Disney and Pixar’s “Elio” menghadirkan deretan karakter unik dari berbagai latar belakang, baik dari Bumi maupun dari galaksi yang jauh. Masing-masing karakter membawa warna tersendiri dalam perjalanan Elio, membentuk dinamika cerita yang seru, menyenangkan, dan menyentuh. Simak penjelasan karakter yang ada dalam Disney and Pixar’s “Elio”!
Mulai hari ini, petualangan luar angkasa Disney and Pixar’s “Elio” telah tayang di seluruh bioskop Indonesia. Menghadirkan kisah seorang anak berumur 11 tahun bernama Elio yang merasa tidak diterima di Bumi karena imajinasi tinggi dan obsesi yang besar terhadap luar angkasa. Disney and Pixar’s “Elio” akan membawa penonton ke dalam sebuah perjalanan emosional yang menyentuh mengenai rasa keterasingan dan penerimaan diri, serta harapan terhadap impiannya.
Memiliki obsesi dan impian yang besar terhadap alien, Elio menggunakan kecerdasan serta semangatnya untuk berinteraksi dengan alien daripada mengenal orang-orang di sekitarnya. Ia bahkan memodifikasi radio amatir untuk mengirim sinyal ke luar angkasa agar bisa diculik oleh alien. “Elio merasa tidak ada yang cocok untuknya di Bumi dan bermimpi pergi ke dunia lain di mana ia dapat diterima apa adanya. Perasaan ini sering kita rasakan, seperti kesepian, tidak diinginkan, seolah tak ada yang memahaminya,” ungkap Domee Shi sebagai sutradara.
Usaha Elio untuk diculik alien pun berhasil, ia masuk ke dunia asing bernama Communiverse. Petualangan luar angkasa mempertemukannya dengan alien yang eksentrik, menjelajahi tempat-tempat tak terduga, dan menghadapi tantangan besar dari sosok-sosok misterius yang akan menguji keberanian dan kecerdikannya. “Baginya, ini adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia bereaksi sangat berbeda dengan apa yang mungkin dirasakan orang lain ketika diculik oleh makhluk luar angkasa. Ia justru merasa sangat gembira. Kami juga merasakan peralihan dari dianggap sebagai orang asing di Bumi, menjadi orang yang disambut penuh semangat dan hangat di dunia yang berbeda,” ujar Domee Shi.
Meski merasa diterima di Communiverse, dalam perjalanannya Elio pun harus menghadapi tugas berat karena ia keliru diidentifikasi sebagai pemimpin Bumi. Elio harus membentuk ikatan baru dengan para alien, mengatasi krisis hubungan antar galaksi, hingga membuktikan kemampuannya untuk menemukan siapa dan di mana ia seharusnya berada.
Film Disney and Pixar’s “Elio” digarap oleh jajaran filmmaker berpengalaman di balik berbagai karya ikonik studio Pixar. Sutradara yang terlibat dalam film ini yaitu Madeline Sharafian (“Burrow”, “SparkShorts”), Domee Shi (Disney and Pixar’s “Bao” dan “Turning Red”), serta Adrian Molina, yang sebelumnya menjabat sebagai co-sutradara sekaligus co-penulis naskah Disney and Pixar’s “Coco”. Mary Alice Drumm, yang juga pernah menjabat sebagai associate producer untuk Disney and Pixar’s “Coco”, terlibat sebagai produser film ini. Desain produksi film ini ditangani oleh Harley Jessup, dengan David Luoh sebagai sets supervisor.
Disney and Pixar’s “Elio” juga menghadirkan talenta-talenta ternama sebagai pengisi suara, seperti Yonas Kibreab sebagai Elio, Zoe Saldaña sebagai Bibi Olga, Remy Edgerly sebagai Glordon, Brandon Moon sebagai Ambassador Helix, Brad Garrett sebagai Lord Grigon, Jameela Jamil sebagai Ambassador Questa, dan Shirley Henderson sebagai Ooooo.
Disney and Pixar’s “Elio” diproduksi oleh tim kreatif yang telah berpengalaman mengerjakan sejumlah film-film besar di Pixar. Sutradara film ini adalah Madeline Sharafian, sutradara “Burrow” dan “SparkShorts”; Domee Shi, sutradara Disney and Pixar’s “Bao” dan “Turning Red”; serta Adrian Molina, yang merupakan co-sutradara dan co-penulis naskah Disney and Pixar’s “Coco”. Produser film ini adalah Mary Alice Drumm, yang sebelumnya menjadi associate producer Disney and Pixar’s “Coco”. (in)
Bisnis Nasional Update Informasi Terkini