Iklan Baris Anda

Penjualan Mur dan Baut Diprediksi Naik 2 Kali Lipat

AJBS

Surabaya, (bisnisnasional.com) – Seiring kemajuan jaman, kebutuhan akan mur dan baut makin meningkat. Mulai dari keperluan rumah, pengerjaan proyek hingga perusahaan tidak terlepas dari kedua produk tersebut. Seperti pembuatan furniture yakni meja, kursi, almari dan lainnya. Menyadari hal ini, AJBS Fasteners selaku Group dari AJBS mencoba memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan lebih dari 60 ribu jenis.

Business Development Director AJBS Fasteners, Irwanto Limarno mengatakan, tahun ini kebutuhan dua produk tersebut diperkirakan akan tumbuh hingga dua kali lipat. Hal ini sejalan dengan infrastruktur dan tumbuhnya industri yang makin banyak tentunya menggunakan mur dan baut sebagai alat penyokong didalamnya.

“Misalnya saja untuk membangun sebuah rumah, dari mulai land scape hingga finishing nya pasti menggunakan barang tersebut. Setiap setengah meter dari sekitar kita pasti kita jumpai mur dan baut,” ujar Irwanto.

Sehingga penjualannya makin meningkat. Namun untuk semua produk tetap stabil. Apalagi melihat trend konsumen AJBS, pada setiap tahunnya akan seperti itu. Proyek pembangunan biasanya dimulai bulan September dan puncaknya Januari tahun berikutnya. “Tahun ini, Januari minggu kedua sudah terlihat ada peningkatan,” katanya.

Ajbs 22

Bulan selanjutnya biasanya proyek finishing, dan April mulai proyek kembali. Sehingga pihaknya bisa memprediksi produk apa saja yang nantinya akan dipesan oleh konsumen. AJBS sendiri memiliki kategori konsumen dengan harga yang berbeda. Untuk konsumen user yakni ecer dan dealer, sementara ketegori lain yakni franchise yang harganya jauh lebih murah.

Perusahaan yang menjadi pusat mur dan baut serta alat pendukung teknik terlengkap di Indonesia ini, memiliki produk dengan berbagai macam ukuran dan tipe dengan harga mulai Rp 40 sampai jutaan rupiah. Kesemuanya itu merupakan produk AJBS sendiri dari pabriknya, import dari luar negeri dan produk lokal. Begitu banyaknya jenis baut yang tersedia tentunya memiliki nama dan fungsi yang berbeda, dari brand yang berbeda pula.

Ia menambahkan, untuk produk yang diproduksi dipabrik dengan brand Kudamas, sementara brand import yang dimiliki seperti Patta dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak produk ini, tentunya pada setiap tahun akan mengkuti trend.

“Trend saat ini lebih banyak penjualan untuk jenis drilling dan drywall. Karena konsep masyarakat beralih dari dua tahun terakhir. Pemakaian kayu sekarang sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke Galvalum. Dengan pemakaian galvalum ini otomatis akan lebih banyak menggunakan mur dan baut drilling dan drywall ini,” tutupnya. (Indra)

Check Also

Berawal Mimpi, Iwan Sunito Sukses Besarkan Crown Group Hingga Level Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.