
Jakarta, (bisnisnasional.com) – KAI Commuter kembali mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan saat naik maupun turun kereta. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah larangan meloncat naik atau turun dari kereta saat rangkaian belum berhenti sempurna di peron stasiun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan, baik bagi pelaku maupun pengguna lain yang berada di area peron. Menurutnya, kejadian seperti ini masih kerap ditemukan, terutama di stasiun-stasiun transit yang melayani perpindahan penumpang dari KA Jarak Jauh atau kereta lokal ke layanan Commuter Line Jabodetabek.
“KAI Commuter menegaskan bahwa tindakan ini juga merupakan sebagai pelanggaran keselamatan yang sangat serius, karena dapat mencelakai diri sendiri dan pengguna lainnya yang sedang menunggu di area peron,” tegas Karina, Jumat (29/5).
Untuk mendukung terciptanya perjalanan yang aman dan tertib, KAI Commuter mengingatkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi pengguna. Di antaranya tidak membuka pintu kereta secara paksa sebelum kereta berhenti sempurna, mendahulukan penumpang yang turun, memperhatikan celah antara peron dan kereta, serta mengantre dengan tertib tanpa saling mendorong.
Selain itu, KAI Commuter juga meminta para orang tua yang membawa anak untuk meningkatkan pengawasan, terutama saat berada di area peron yang berbatasan langsung dengan jalur kereta. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, petugas pengamanan stasiun terus disiagakan di sepanjang peron untuk memantau pergerakan penumpang, memberikan peringatan keselamatan, dan membantu pengguna yang membutuhkan.
“Dengan mematuhi aturan-aturan sederhana ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menghormati hak pengguna lain untuk mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan,” tutup Karina.
Bisnis Nasional Update Informasi Terkini