Kinerja Gemilang Jatim 2026: Ekonomi, IPM, & Ketenagakerjaan

Kinerja Gemilang Jatim 2026: Ekonomi, IPM, & Ketenagakerjaan 1
Plt Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Ir. Herum Fajarwati M.M. memberikan pemaparan Rilis Berita Resmi Statistik 5 November 2026 di Ruang Singasari, Kantor BPS Provinsi Jawa Timur Lantai 2

Surabaya, (bisnisnasional.com) – ​Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur secara resmi memaparkan tiga materi penting terkait capaian strategis pembangunan daerah, yang mencakup pertumbuhan ekonomi Triwulan III-2026, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2026, serta keadaan ketenagakerjaan per Agustus 2026.

​Plt Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Ir. Herum Fajarwati M.M., mengungkapkan bahwa perekonomian Jawa Timur pada Triwulan III-2026 mencatatkan pertumbuhan yang impresif sebesar 5,82 persen secara y-on-y (tahun ke tahun), dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp953,79 triliun.

​”Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi pada periode ini dicatatkan oleh kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh sebesar 12,39 persen, diikuti oleh sektor Konstruksi sebesar 8,93 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 6,10 persen,” terangnya.

​Sementara itu, berdasarkan komponen pengeluaran, lonjakan tertinggi dialami oleh Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 18,10 persen, disusul Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 8,69 persen dan Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 8,06 persen.

​Herum juga menambahkan bahwa Jawa Timur memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Pulau Jawa, yakni sebesar 25,61 persen yang semakin memperkuat posisi strategis wilayah ini sebagai motor penggerak ekonomi regional.

​Bergeser pada sektor kesejahteraan sosial, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Timur tahun 2026 tercatat berada di level 76,84, dengan pertumbuhan sebesar 0,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

​Peningkatan IPM ini didukung oleh perbaikan komponen utama: Umur Harapan Hidup 75,57 tahun, Harapan Lama Sekolah 13,45 tahun, Rata-rata Lama Sekolah 8,43 tahun, serta Pengeluaran Riil per Kapita per Tahun Rp14.304.000.

​”Capaian ini mencerminkan keberhasilan berbagai program pembangunan daerah yang terus berfokus pada peningkatan kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur,” imbuh dia.

​Dalam aspek ketenagakerjaan per Agustus 2026, jumlah angkatan kerja di Jawa Timur mencapai 25,27 juta orang dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang meningkat menjadi 74,88 persen atau naik 0,90 persen poin dari periode sebelumnya.

​Selain itu Herum juga menyampaikan adanya perbaikan positif pada indikator pengangguran, di mana Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Agustus 2026 turun menjadi 3,60 persen, atau mengalami penurunan sebesar 0,28 persen poin dibandingkan Agustus 2025 yang berada di angka 3,88 persen.

​Dari sisi struktur tenaga kerja, mayoritas penduduk bekerja sebagai pekerja penuh (\ge 35 jam per minggu) sebesar 64,10 persen atau 15,62 juta orang, dengan status pekerjaan utama didominasi oleh buruh, karyawan, atau pegawai sebesar 34,85 persen serta kelompok berusaha sendiri sebesar 20,10 persen. (in)

 

Check Also

Dinamika Inflasi Jawa Timur Oktober 2026: Tembus 2,12 Persen Dipicu Sektor Pangan dan Transportasi 5

Dinamika Inflasi Jawa Timur Oktober 2026: Tembus 2,12 Persen Dipicu Sektor Pangan dan Transportasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses