
Jakarta, (bisnisnaaional.com) – Pengalaman dan kapabilitas PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mengelola pembangkit hingga mengembangkan inovasi energi bersih mendapat perhatian Bangladesh dalam kunjungan Menteri Energi dan Mineral Bangladesh, Iqbal Hassan Mahmood, MP, beserta delegasi ke Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang, Jakarta.
Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan Indonesia-Bangladesh di sektor energi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengelolaan pembangkit, peningkatan keandalan dan efisiensi operasi, serta pengembangan teknologi rendah karbon. Sebelumnya, PLN NP telah terlibat dalam proyek pemeliharaan dan Major Inspection PLTG berkapasitas 150 MW di Bangladesh pada 2023 dan 2024.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kerja sama sekaligus memperkenalkan kapabilitas PLN NP dalam menghadapi transformasi sektor ketenagalistrikan.
Pihaknya menyambut baik kunjungan Menteri Energi dan Mineral Bangladesh beserta delegasi ke UP Muara Karang. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, mulai dari pengelolaan dan peningkatan keandalan pembangkit, inovasi teknologi, hingga pengembangan energi bersih.
“Kami berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat bagi Indonesia dan Bangladesh,” ujar Ruly.
Dalam kunjungan itu, delegasi Bangladesh melihat langsung fasilitas pembangkitan dan inovasi PLN NP, termasuk Green Hydrogen Plant (GHP) Muara Karang. Fasilitas ini menjadi salah satu pionir pengembangan hidrogen hijau di Indonesia melalui proses elektrolisis dengan memanfaatkan energi terbarukan, sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi dan target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Menteri Energi dan Mineral Bangladesh, Iqbal Hassan Mahmood, MP, mengapresiasi pengalaman PLN NP dalam pengelolaan pembangkit dan pengembangan energi bersih. Hubungan Indonesia dan Bangladesh telah terjalin sangat baik, dan sektor energi menjadi salah satu ruang penting untuk memperkuat hubungan tersebut.
Pengalaman PLN Nusantara Power dalam bekerja sama di Bangladesh merupakan bukti nyata bahwa kemitraan kedua negara telah menghasilkan kolaborasi konkret.
“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang, tidak hanya dalam pembangkitan listrik, tetapi juga dalam pengembangan energi bersih dan teknologi masa depan,” terang Iqbal Hassan Mahmood.
Bisnis Nasional Update Informasi Terkini