73,21% Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Lolos PTN Bergengsi

73,21% Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Lolos PTN Bergengsi 1
Foto bersama setelah acara press conference Student Graduation angkatan pertama SMA Dharma Wanita 1 Pare (Boarding School) Kediri, Minggu (14/6)

Kediri, (bisnisnasional.com) – SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School mencatatkan capaian membanggakan dengan 73,21 persen lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Persentase tersebut menjadi yang tertinggi di Kabupaten Kediri dan menjadi tonggak pertama keberhasilan Lighthouse School Program (LSP) Berasrama hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri dan Putera Sampoerna Foundation (PSF).

Dari total 126 siswa angkatan pertama yang mayoritas berasal dari keluarga miskin dan sangat miskin, sebanyak 101 siswa atau sekitar 80 persen telah diterima di berbagai PTN. Mereka diterima di sejumlah kampus ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Surabaya, Universitas Jember, dan perguruan tinggi negeri lainnya. Sementara itu, 25 siswa lainnya masih menunggu hasil seleksi perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.

Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Ahmad Riziq Mubarok, S.Pd., mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil transformasi yang dilakukan secara konsisten selama tiga tahun terakhir. PSF membantu mengubah cara sekolah bekerja.

“Kami menjadi lebih terarah dalam memantau kemajuan siswa, lebih konsisten dalam proses pembelajaran, dan lebih fokus pada perkembangan siswa secara bertahap. Hasilnya, bukan hanya kemampuan akademik siswa yang tumbuh, tapi juga kepercayaan diri dan keberanian untuk meraih cita-cita yang sebelumnya terasa di luar jangkauan,” ujarnya.

Sementara itu Head of Program & GuruBinar Putera Sampoerna Foundation, Juliana  menegaskan keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa dari latar belakang kurang beruntung pun dapat meraih prestasi jika mendapat dukungan yang tepat.

“Pendidikan adalah instrumen untuk mendorong mobilitas sosial dan memutus rantai kemiskinan struktural dan antargenerasi. Pendidikan tidak hanya mengubah satu siswa, tapi juga keluarga dan generasi berikutnya,” katanya.

73,21% Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Lolos PTN Bergengsi 2
Acara Student Graduation SMA Dharma Wanita 1 Pare, Kediri

 

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program yang dimulai pada Mei 2023 tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Dr. Mohamad Solikin, M.AP., menyebut program ini sebagai salah satu upaya nyata memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Di Kabupaten Kediri, angka kemiskinan dari kategori desil 1 dan desil 2 cukup tinggi. Hal ini menyebabkan sekitar 10 ribu anak putus sekolah. Program yang kami terapkan di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School merupakan salah satu bukti nyata upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memutus rantai kemiskinan,” ungkapnya.

Keberhasilan LSP merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri, PSF, sekolah, guru, dan orang tua siswa. Kini SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School menjadi salah satu referensi pendidikan bagi sekolah lain, termasuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri dan sekitarnya.

“Kami berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan guru, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi komunitasnya. Kami juga berharap kolaborasi ini dapat menjadi model praktik baik yang direplikasi di berbagai daerah,” tutup Juliana.

Check Also

Lestarikan Lontong Balap, Mahasiswa UC Surabaya Bikin Film Dokumenter 6

Lestarikan Lontong Balap, Mahasiswa UC Surabaya Bikin Film Dokumenter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses