
Surabaya, (bisnisnasional.com) – Industri kreatif Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terutama pada sektor experiential entertainment, instalasi interaktif, dan ruang berbasis pengalaman (experience-based space). Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mengutamakan quality time dan meaningful experience, B Play hadir merespon hal tersebut dengan membawa tema The Joy Factory, yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 31 Mei 2026 di Ciputra World Surabaya, Level G, Immersive Space.
Mengusung konsep family-friendly immersive play experience, B Play mengajak pengunjung dari berbagai usia untuk keluar dari rutinitas dan kembali menemukan makna ‘bermain’. B Play dirancang sebagai blank canvas yang dapat bertransformasi ke dalam tema apapun. B Play hadir sebagai ruang eksplorasi multi-sensori dengan menggabungkan seni, desain, hingga teknologi.
Christie Erin, Co-Founder B Play menyebutkan beberapa tahun terakhir, kota-kota besar di Indonesia mengalami peningkatan minat terhadap pameran immersive, instalasi digital, dan ruang interaktif yang memadukan seni visual dengan teknologi cahaya serta gerak. “Sekarang ini orang-orang mencari ruang yang gak cuma cantik atau fotogenik aja, tetapi juga menghadirkan keterlibatan emosional dan pengalaman partisipatif. B Play ingin hadir sebagai ekosistem tersebut,” ujar Erin.

Tema The Joy Factory menjadi representasi bagaimana instalasi seni dapat dihadirkan dalam format yang inklusif, menyenangkan, dan tetap memiliki nilai artistik yang kuat.
Marcella Widjaja, Art Director B Play Experiential Immersive Space menyebutkan bahwa event ini hadir sebagai upaya untuk terus membangun sebuah ekosistem kreatif.
“Di B Play kali ini kami mengusung studio desain Surabaya Sciencewerk, illustrator Jakarta Martcellia Liunic, dan original music composer Wahyu Dwi Arifianto untuk menampilkan karya-karya mereka,” ujar Marcella.
Ketiganya memiliki sepak terjang yang sangat tinggi, sebab sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di industri kreatif. Sciencewerk akan menampilkan karyanya pada ruangan BLISS dan Martcellia Liunic dengan gaya ilustrasinya yang “cute and trippy” serta terkenal dengan brand Liunic on Things yang memproduksi berbagai wearable art, akan berkolaborasi di ruangan BUOY. B Play – The Joy Factory akan juga dibalut dengan musik original karya Wahyu Dwi Arifianto, dimana dalam karirnya sebagai music producer sudah banyak terlibat dalam pembuatan scoring film dan series, performance shows, komersial, hingga video projection mapping.
B Play sebagai sebuah immersive experience mengajak pengunjung untuk menjadi bagian dari setiap karya yang ada sehingga mampu menghadirkan ruang yang tidak hanya untuk dilihat, tapi untuk dirasakan dan dijelajahi. “Para pengunjung tidak hanya menikmati seni yang kami tampilkan secara berbeda, tapi juga akan merasakan tiap proses yang akan mereka lalui di delapan ruangan yang kami siapkan,” jelas Erin.
B Play – The Joy Factory menyajikan delapan ruangan instalasi utama yang membentuk satu perjalanan naratif tentang kebahagiaan. Perjalanan dimulai dari BEACON, lorong cahaya yang membangun transisi visual dan rasa penasaran pengunjung, dilanjutkan dengan BOUNCE dan BOOP yang menghadirkan interaksi fisik dan respon cahaya. BUBBLE by Cleo mengajak kita bernostalgia masa kecil dengan gelembung dan ayunan yang melingkar, sementara BLISS (bekerja sama dengan Sciencewerk) dan BUOY (bekerja sama dengan Martcellia Liunic) mengajak pengunjung untuk masuk dunia proyeksi dan cahaya yang lebih kontemplatif. BUOY menghadirkan ball pit berukuran besar yang dapat digunakan bermain oleh pengunjung.
BORNE adalah ruang reflektif melalui objek melayang yang mengajak pengunjung untuk memperlambat langkahnya dan menikmati suasana ruangan tersebut. Perjalanan ditutup dengan BEAM, terowongan LED 360° bertema galaksi yang menciptakan pengalaman visual immersive tanpa batas. Seluruh LED yang ada di B Play kali ini bekerjasama dengan Duta Raya Makmur (DRM).
“Sebagai salah satu bagian dari industri kreatif, kami berusaha untuk menyajikan acara-acara yang berkaitan dan dapat mendorong perkembangan industri tersebut. Melalui berbagai macam instalasi dari ruangan-ruangan yang hadir, kami berharap pengunjung dapat enjoy dan melupakan rasa penat atau stres dari rutinitas mereka,” tambah Marcella.
Kehadiran B Play selama 3 bulan hingga akhir Mei 2026 tepat pada momentum libur Lebaran dan beberapa hari besar lainnya. B Play berharap dapat menjadi salah satu destinasi liburan keluarga di Surabaya, mengingat Ciputra World Surabaya berada di lokasi yang strategis. “Sebagai tuan rumah, kami sangat menyambut baik adanya B Play di Ciputra World Surabaya. Kami berharap event ini menjadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat luas. Pengunjung yang datang ke Ciputra World Surabaya pun sekarang jadi punya variasi kegiatan untuk menghabiskan waktu libur panjangnya disini,” ujar Susi Angela Suherman, General Manager Ciputra World Surabaya.
Setelah berhasil menyelenggarakan acara perdana ini, B Play menargetkan diri untuk berkembang sebagai salah satu destinasi immersive di Surabaya. Tidak hanya sebatas menghadirkan instalasi-instalasi yang menarik, B Play juga berupaya memperkuat perannya sebagai platform kolaborasi bagi pelaku industri kreatif. Untuk menikmati seluruh ruangan yang ada di B Play – The Joy Factory, pengunjung dikenakan biaya Rp. 57.500 di hari Senin – Jumat, dan Rp. 67.500 di hari Sabtu – Minggu, tiket dapat dibeli secara offline dan online.
Bisnis Nasional Update Informasi Terkini