
Surabaya, (bisnisnasional.com) – Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke mencatat arus peti kemas sebesar 27.523 TEUs pada Semester I 2026 atau meningkat 11,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 24.698 TEUs. Peningkatan ini mencerminkan terjaganya kinerja operasional terminal sekaligus mendukung kelancaran arus logistik di Papua Selatan.
Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, mengatakan peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan aktivitas ekonomi dan tingginya kebutuhan material untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan. “Lonjakan arus barang ini juga didorong oleh tingginya permintaan bahan material untuk mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini masih berlangsung, khususnya di kawasan Papua Selatan,” ungkapnya.
Rasul menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional. “Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas logistik di Merauke terus berkembang pesat. Kami memandang capaian ini merupakan indikator bahwa kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan kami terus terjaga. Ke depan, kami akan terus melakukan optimalisasi operasional dan pemanfaatan peralatan secara maksimal guna menjamin kelancaran kinerja operasional,” tegasnya.
Kepala Operasi PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Tony Bijaksono, mengungkapkan bahwa penambahan peralatan operasional dari Pelindo turut meningkatkan efisiensi layanan. “Pada Semester I Tahun 2026, kami memang melihat adanya lonjakan muatan yang berdampak pada semakin padatnya aktivitas lapangan dan antrian kapal. Namun, kehadiran peralatan operasional baru dari Pelindo sangat membantu kelancaran di area depo maupun saat bongkar muat.
Dampaknya sangat terasa, port stay time (waktu singgah kapal) yang sebelumnya berkisar 55 jam kini berhasil ditekan menjadi sekitar 47 jam. Proses pelayanan kini menjadi jauh lebih cepat, aman, dan efisien,” paparnya.
Bisnis Nasional Update Informasi Terkini