Tanpa Transit, Kerjasama Dream Aviation & Garuda Indonesia Hadirkan Penerbangan Umrah Langsung Surabaya/Madinah – Jeddah

Tanpa Transit, Kerjasama Dream Aviation & Garuda Indonesia Hadirkan Penerbangan Umrah Langsung Surabaya/Madinah - Jeddah 1
Petugas sedang memeriksa kelengkapan dokumen para Jamaah Umroh di bandara internasional Juanda Sidoarjo, Sabtu (12/7)

Sidoarjo, (bisnisnasional.com) – Garuda Indonesia (kode penerbangan GA) akan memulai layanan perdana penerbangan umrah tahun 2025–2026 atau 1447 Hijriah dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada 12 Juli 2025.

Layanan ini hadir dengan konsep premium service airline, yang menekankan kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang menyeluruh—mulai dari sebelum penerbangan (pre-flight), saat di udara (in-flight), hingga setelah penerbangan (post-flight).

Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia dalam mengakomodasi kebutuhan masyarakat Indonesia untuk menjalankan ibadah umrah dengan pelayanan terbaik. Dalam pelaksanaannya, Garuda Indonesia menjalin kerjasama strategis bersama PT. Safina Dania Wisata, bagian dari Dream Group, sebagai mitra perjalanan resmi, serta Dream Aviation sebagai mitra operator penerbangan.

Tanpa Transit, Kerjasama Dream Aviation & Garuda Indonesia Hadirkan Penerbangan Umrah Langsung Surabaya/Madinah - Jeddah 2
Chief Executive Officer (CEO) Dream Aviation, Muhammad Umar Bakadam (kiri) bersama General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Kantor Cabang Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir (tengah) serta Branch Manager di PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk., Meisye Paulina Tambunan

 

Pada tahap awal, Garuda Indonesia bersama Dream Aviation akan melayani penerbangan langsung menuju dua bandara utama di Arab Saudi, yakni Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah (MED) dan Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah (JED), dari lima kota besar di Indonesia, yaitu Medan – Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang (KNO). Jakarta – Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK). Palembang – Bandara Internasional Sultan Mahmud Badruddin II (PLM). Surabaya – Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo (SUB). Makassar – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros (UPG)

Chief Executive Officer (CEO) Dream Aviation, Muhammad Umar Bakadam menyampaikan, 12 juli 2025 pihaknya menerbangkan lagi rute Surabaya – Jeddah dan Surabaya – Madinah dengan frekuensi 6 kali dalam satu minggu, setiap hari terbang kecuali Jum’at.

“Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Dream Aviation dalam mengembangkan lini bisnis melalui kerjasama dengan Garuda Indonesia. Kami sangat bangga memperkenalkan layanan perjalanan umrah tanpa transit dengan standar premium, yang akan resmi dimulai pada 12 Juli 2025,” ujarnya.

Tanpa Transit, Kerjasama Dream Aviation & Garuda Indonesia Hadirkan Penerbangan Umrah Langsung Surabaya/Madinah - Jeddah 3
Foto bersama selepas sssi konferensi pers, Sabtu (12/7)

Ia menambahkan, Dream Tour sebagai bagian dari Dream Group, menghadirkan paket umrah lengkap mulai dari Rp25.000.000, mencakup tiket penerbangan, akomodasi hotel, visa, dan izin resmi. Sebagai salah satu penyedia layanan umrah terpercaya di Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan amanah bagi setiap jamaah.

Kerjasama ini menawarkan berbagai fasilitas unggulan, termasuk bagasi hingga 30 kg, makanan dalam penerbangan (inflight meals), sistem hiburan di setiap kursi (inflight entertainment), serta kenyamanan kursi pada kelas Premium Economy dan Ekonomi.

Sementara itu General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Kantor Cabang Bandara Internasional Juanda Laksamana Pertama TNI, Muhammad Tohir mengatakan, pigaknya sangat mendukung kembalunya maskapai Garuda Indonesia dalam melayani penerbangan jamaah Unroh dari bandara Juanda langsung ke Arab Saudi.

“Jika sebelumnya hanya ada satu maskapai, maka hadirnya maskapai Garuda Indonesia ini memberi pilihan lain pada para calon jamaah umroh. Harapan kami penerbangan umroh ini terus tumbuh & bermunculan maskapai lainnya lagi sehingga makin banyak pilihan yang bisa disesuaikan kemampuan masing-masing calon jamaah serta titik keberangkatan bisa lebih merata ke bandara-bandara lainnya,” kata Tohir.

Garuda Indonesia dan Dream Aviation menyampaikan apresiasi atas dukungan dari regulator, pengelola bandara, pengatur lalu lintas udara, mitra strategis, serta seluruh kru dan karyawan. Diharapkan sinergi ini memberikan nilai tambah bagi jamaah umrah Indonesia, serta mempermudah akses menuju Tanah Suci.

“Kami telah menyiapkan pesawat premium, Garuda Indonesia terbang langsung dari Surabaya, diharapkan market premium di Jawa Timur tidak perlu lagi transit di Jakarta atau kota manapun,” tutup Umar.   (in)

 

Check Also

Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja PLN NP UP Muara Tawar 7

Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja PLN NP UP Muara Tawar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses