Iklan Baris Anda
Home / Pemerintahan / Nasional / Siap Bantu Pemprov Jatim, APP Targetkan Pengadaan Beras Terwujud

Siap Bantu Pemprov Jatim, APP Targetkan Pengadaan Beras Terwujud

ilustrasi sawah

Surabaya, BisnisSurabayaNews.com-Asosiasi Pedagang Padi, Jagung dan Kedelai (APP) Jawa Timur (Jatim) mengaku siap membantu pengadaan stok beras di Jatim. Tahun ini, target pengadaan beras untuk memenuhi kebutuhan warga Jatim mencapai 1,05 juta ton beras. Jumlah tersebut setara dengan stok pengadaan beras Jatim pada tahun 2014.

Ketua APP Jatim, Sumanto Margo Suwito mengatakan, pihaknya yakin dengan pengawasan dari APP Jatim, maka target tersebut lebih mudah untuk tercapai. Pasalnya, selama ini pengadaan beras sering tersendat dan terhambat karena banyaknya petani ataupun pedagang nakal yang menimbun beras.

“Untuk itu, APP Jatim siap untuk mengawasi dam terus berkomunikasi dengan para petani maupun para pedagang beras. Kami akan terus mencoba lakukan pendekatan agar tak ada lagi beras ditimbun yang mengakibatkan target pengadaan beras jadi terhambat,” katanya, kemarin (10/4).

Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan pengawasan terhadap pengusaha penggilingan padi, baik di kelas menengah maupun atas. APP Jatim. Ia bakal menggandeng pengusaha penggilingan padi agar tidak menimbun beras dan bisa ikut memikirkan stok pangan Jatim.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Dinas Pertanian Provinsi Jatim terkait hal tersebut. Jika petani, pengusaha penggilingan dan instansi pemerintahan bersatu dan bekerjasama dengan baik, maka kami yakin target pengadaan beras pada tahun ini bakal bisa terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Jatim, produksi padi Jatim pada tahun 2015 mencapai 13,15 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Jumlah tersebut naik hingga 6,11 persen dibandingkan dengan tahun 2014 yang hanya menghasilkan produksi sebesar 12,39 jutan ton GKG.

“Untuk tahun ini, produksi padi diperkirakan bakal naik. Itu terlihat dari tahun lalu dimana Pemprov Jatim yang bekerjasama dengan TNI AD berhasil menghidupkan 78.000 hektar lahan tidur yang membuat kenaikan produksi pada tahun 2015,” ujar Gubernur Jatim, Soekarwo beberapa saat lalu. (diyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.