Iklan Baris Anda
Home / Gaya Hidup / Mencari Keindahan didaerah Gersang Hasilkan Karya Dinamis

Mencari Keindahan didaerah Gersang Hasilkan Karya Dinamis

Mencari Keindahan didaerah Gersang Hasilkan Karya  Dinamis 1

Surabaya, (bisnisnasional.com) – Melukis perlu menangkap obyek secara langsung, sehingga wilayah cakupan lebih luas dari pada foto. Dalam upaya tersebut akhirnya salah satu pelukis asal Surabaya, Hamid Nabhan terus melakukan On The Spot. Mulai dari Madura, Gresik, hingga Banyuwangi.

“Bagi saya wilayah-wilayah tersebut cukup mewakili daerah gersang. Karena daerah-daerah gersang pada musim kemarau akan terlihat indah. Saya mencari musim kemarau karena kering, sehingga lukisan kontras. Dan itulah yang disebut estetika kontras, kalau musim hujan semua hijau. Maka lukisan menjadi datar, ” katanya.

Ia menjelaskan, jika musim hujan maka gambar hanya terlihat warna-warna hijau kurang kontras. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk tetap melukis saat musim hujan. Menurutnya musim kemarau dimanfaatkan dengan baik untuk mendapatkan lukisan yang diinginkan.

Banyak warna kontras yang terlihat. Misalnya daun kuning, agak kecokelatan dan hijau. Sementara langit bisa kebiru-biruan atau bahkan biru cerah juga warna lainnya diobyek yang berbeda. Semua kontras namun dinamik. Ia mencontohkan saat di Madura, kala hujan tak terlihat rumah penduduk. Sementara saat kemarau, sangat terlihat dengan jelas. Apalagi pohonnya, antara batang satu dengan lainnya sangat terlihat.

Sementara lokasi Banyuwangi, Hamid memilih Alas Purwo. Baginya tempat tersebut sangat bagus untuk dilukis. Selama 3 hari berada disana, Hamid mendapatkan 2 angle lukisan. Lukisan tersebut sudah jadi lagsung ditempat tersebut. “Selanjutnya ambil foto-foto yang banyak untuk dibuat lukisan lainnya yang berbeda,” jelasnya.

Jadi biasanya ia menghasilkan 1 hingga 2 lukisan dilokasi On The Spot lalu hasil lainnya ia foto untuk dijadikan karya lukisnya. Karena beberapa angle belum terlukis. Hamid mengungkapkan, jika sebenarnya lebih enak memandang secara langsung. Dimensinya berbeda antara langsung dengan melihat foto, jika sudah menguasai tentunya akan lebih gampang dengan melihat foto.

Ditanya terkait imajinasi, Hamid bercerita bahwa pernah suatu ketika ia menggabungkan dua bidang lukis menjadi satu karena background kurang bagus. Lukisan tersebut diberi background lain yang lebih pas. Dan itu sah-sah saja menurutnya.

Memang lokasi mempengaruhi hasil. “Saya ingin setelah ini berkunjung ke luar Jawa seperti Kalimantan atau bahkan Sulawesi yang pohonnya makin besar. Pokoknya diwilayah Indonesia bukan di Negara lain,” pungkasnya. (nisa)

 

 

Check Also

Musik Dangdut Makin Diminati, Audisi LIDA Kunjungi Surabaya 5

Musik Dangdut Makin Diminati, Audisi LIDA Kunjungi Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.