Iklan Baris Anda
Home / Ekonomi Bisnis / KPPU Panggil 3 Maskapai Penerbangan Terkait Mahalnya Tiket Pesawat

KPPU Panggil 3 Maskapai Penerbangan Terkait Mahalnya Tiket Pesawat

KPPU Panggil 3 Maskapai Penerbangan Terkait Mahalnya Tiket Pesawat 1

Surabaya, (bisnisnasional.com) – Persaingan yang sehat akan melahirkan pelaku usaha yang unggul. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) saat ini banyak menerima beberapa laporan indikasi pelanggaran diantaranya maskapai penerbangan yang tarifnya kian tinggi. Usai Buka bersama media dalam Pergantian KPPU KPD Surabaya menjadi Kanwil IV KPPU.

“Ada indikasi pelanggaran untuk maskapai penerbangan, sekarang sudah dalam tahap penyelidikan. Dalam waktu dekat kita sudah mengambil kesimpulan apakah ada penganggaran atau tidak. Positioning KPPU terkait harga tiket pesawat, KPPU mendukung penurunan tarif batas atas yang ditetapkan Menteri Perhubungan. Dengan penurunan harga tiket ini diharapkan dapat memberikan insentif bagi konsumen maupun perekonomian,” kata Komisioner KPPU RI, Kurnia Toha.

KPPU berharap tarif tiket pesawat bisa turun semua. “Kalau kita bandingkan luar negeri kita masih mahal,” ungkapnya.

Beberapa maskalai juga sudah pernah dipanggil diantaranya Iion Air, Garuda dan Sriwijaya. Menurutnya, pihak maskapai masih minta waktu. Seperti yang dijelaskan, tiket ini sudah dalam tahap penyelidikan. Karena sudah ada indikasi pelanggaran, tinggal mengumpulkan bukti-bukti.

“Apakah ada kartel atau tidak, eksepsi atau tidak. Kalau terlalu mahal juga tidak bisa , pelanggaran itu namanya,” ujarnya lagi.

Selanjutnya, Kepala Kanwil IV KPPU, Dendy R. Sutrisno mengatakan, Kanwil IV KPPU telah menerima 6 (enam) laporan dengan 3 (tiga) laporan baru, 1 (satu) laporan naik ke tahap penyelidikan dan 2 (dua) laporan dihentikan karena tidak lengkap. Kemudian terdapat 5 (lima) perkara yang sedang berjalan di Kanwil IV KPPU.

Diantaranya dugaan Kartel Harga Freight Container (Uang Tambang) Oleh Perusahaan Pelayaran Pada Rute Surabaya-Ambon. Kedua dugaan Kartel Garam Industri Aneka Pangan. Perkara ketiga adalah dugaan Praktek Monopoli Pelayanan Jasa Bongkar Muat Peti Kemas Pada Terminal Serbaguna/ Konvensional/ Umum (Multipurpose) Pelabuhan L. Say, Maumere-NTT.

“Perkara keempat adalah dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pembangunan Jalan dan Peningkatan Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur dan dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur,” jelasnya.

“Kaitannya memasuki bulan suci Ramadhan, Kanwil IV KPPU berperan aktif membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan harga bahan pangan melalui bergabungnya Kanwil IV dengan Satgas Pangan bersama POLDA Jawa Timur/Disperindag Jawa Timur serta menjadi anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur,” tambahnya lagi.

Salah satu konsep yang ditawarkan adalah mendorong pasar tradisional menjadi garda depan dalam upaya tak terpisahkan menjaga stabilisasi harga bahan pangan yaitu dengan menghadirkan adanya jaminan pasokan di pasar tradisional melalui direct linkage dengan on farm atau sumber-sumber produksi bahan pangan sebagaimana yang dilakukan pada retail modern. (nisa)

Check Also

Festival Apresiasi Mitra, Wujud Dedikasi Gojek Untuk Mitranya 4

Festival Apresiasi Mitra, Wujud Dedikasi Gojek Untuk Mitranya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.