Iklan Baris Anda
Home / Mobil / Hadir di Bursa Carsentro, SS Mobil 21 diprediksi Naikkan Penjualan 20 Persen

Hadir di Bursa Carsentro, SS Mobil 21 diprediksi Naikkan Penjualan 20 Persen

Hadir di Bursa Carsentro, SS Mobil 21 diprediksi Naikkan Penjualan 20 Persen 1

Surabaya, (bisnisnasional.com) – Bursa Carsentro yang terletak di Surabaya barat tepatnya di depan Lenmarc Mall menghadirkan beberapa paguyuban mobil bekas (mobkas) dan salah satunya adalah SS Mobil 21 pada 1 Deaember lalu. Baru hari pertama hadir, sudah ada pembeli dan itu merupakan konsumen baru.

Hal ini membuat Owner SS Mobil 21, Sugeng Sumarsono optimis lokasi tersebut sangat strategis dan cocok untuk penjualan mobkas. “Karena itu saya optimis penjualan bisa meningkat 20 persen,” katanya.

Prediksi tersebut bisa dicapai karena lokasi sangat strategis, yakni didepan jalan didepan Lenmarc Mall dan tempat outdoor sehingga bisa melakukan test drive. Disamping itu, SS Mobil 21 yang merupakan segmen menengah ini akan melengkapi penjualan mobkas segmen premium di kawasan Surabaya barat.

Selain letaknya yang strategis, beberapa hal ditawarkan diantaranya garansi service tiap pembelian unit. “Juga potongan harga saat melakukan kredit. Salah satu leasing BCA Finance memberikan penawaran seperti DP ringan, potongan biaya adminiatrasi dan masih banyak lagi,” paparnya.

Total unit yang dipajang Mulai dari kendaraan tahun 2006 hingga 2016. Mulai city car hingga SUV. Berbagai merek juga ada seperti Daihatsu, Toyota, Suzuki, Honda dan lainnya menambah deretan unit yang dijual SS Mobil 21 dengan harga mulai Rp 50 juta hingga Rp 150 jutaan.

“Mengingat pasar disini cenderung menengah, maka kami memberikan display di sini untuk tahun yang lebih baru. Nanti pelan-pelan saya akan pajang mulai tahun 2010 keatas,” pungkasnya. (nisa)

Check Also

Daihatsu Raih Penjualan 50.699 Unit Selama 3 Bulan 5

Daihatsu Raih Penjualan 50.699 Unit Selama 3 Bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.