Iklan Baris Anda
Home / Property / Dampak Suku Bunga Rendah, Hunian di Australia Kembali Jadi Incaran

Dampak Suku Bunga Rendah, Hunian di Australia Kembali Jadi Incaran

Dampak Suku Bunga Rendah, Hunian di Australia Kembali Jadi Incaran 1

Jakarta, (bisnisnasional.com) – Australia menikmati kembalinya kepercayaan konsumen yang tinggi setelah Reserve Bank memangkas suku bunga resmi dari 1,5 persen ke rekor terendah baru menjadi 1,25 persen. Ekonom percaya akan ada satu atau dua pemotongan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini, mungkin awal bulan depan. Terakhir kali terjadi perubahan tarif adalah pada bulan Agustus 2016.

Pemotongan suku bunga disambut baik oleh para pembeli hunian dan investor properti ditambah dengan hasil pemilihan Federal baru-baru ini, dimana partai Liberal tetap berkuasa untuk periode selanjutnya, sehingga memberikan kepastian lebih di pasar hunian di Australia.

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan dia telah melihat lonjakan kepercayaan dan aktivitas pembeli dalam dua minggu terakhir, sebagai reaksi dari hasil pemilihan umum. Hal ini diperkuat oleh keputusan terbaru dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) untuk melonggarkan pembatasan pinjaman untuk para pembeli hunian, dan sekarang, penurunan suku bunga terbaru.

“Crown Group telah menikmati awal yang baik untuk tahun ini, dengan penjualan meningkat secara eksponensial sejak Januari hingga 60 persen setiap bulannya. Dari Januari, penjualan meningkat dua kali lipat dalam sebulan, lalu naik tiga kali lipat dari Februari ke Maret, lalu naik 25 persen menjadi 11 penjualan di bulan April,” katanya.

“Tim penjualan kami mengalami lonjakan besar dalam permintaan sebagai hasil dari hasil pemilihan Federal dan keputusan APRA dalam dua minggu terakhir,” katanya lagi.

Namun, ini merupakan kelanjutan dari tren yang dimulai sejak pergantian tahun ketika investor dalam negeri Australia dan luar negeri mulai kembali ke pasar dan mencari peluang baru untuk membeli.

“Kami mengharapkan untuk mendapatkan Rp. 200 milyar lagi dalam penjualan minggu ini dan di paruh kedua tahun ini, kami berharap akan sangat lancar, dengan penjualan di Mastery by Crown Group dan Eastlakes Live by Crown Group meningkat dari bulan ke bulannya. Pemburu properti ada di luar sana dan mereka siap untuk menggelontorkan dananya, mereka hanya memilih waktu yang tepat – dan sekarang waktunya lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Iwan Sunito mengatakan tim penjualannya masih melihat permintaan yang besar dari pembeli kami untuk enam proyek pengembangan yang sedang dibangun Crown Group di Sydney, Melbourne dan Brisbane.

“Kami berharap akan melihat lonjakan pembeli pada bulan Juni, Juli dan Agustus, dan jumlah peminat yang besar pada peluncuran kami di West End Brisbane akhir tahun ini, sekarang kepercayaan pasar telah kembali,” katanya. Ia juga menceritakan jika ada berita baikjuga telah merambah ke departemen leasing perusahaan, Crown Property Agency.

Direktur Manajemen Properti Crown Group, Anthony Caudullo, mengatakan tim leasing yang berdedikasi dan berpengalaman di Crown Property Agency telah dibanjiri dengan pertanyaan dari 20.000 database penyewa yang kuat sejak merilis daftar pertama dari 100 unit apartemen baru di Green Square awal bulan lalu.

Di Infinity by Crown Group, ada 800 permintaan sewa sejak dirilis 100 apartemen baru pertama untuk disewakan pada 4 Mei, dengan 582 orang yang muncul pada hari itu ketika kami mengadakan open day pertama di Green Square.

“Empat puluh apartemen telah berhasil disewakan oleh tim CPA kami dan kami berharap keseluruhan 100unit apartemen akan disewakan dalam beberapa minggu ke depan. Dan ini adalah hal yang sangat tidak biasa,” pungkasnya. (nisa)

Check Also

Kota Pendidikan jadi Incaran Investor Properti di Luar Negeri 4

Kota Pendidikan jadi Incaran Investor Properti di Luar Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.