Iklan Baris Anda

Ingatkan Pendengarnya, Corona Oh Corona jadi Materi Wardi

Ingatkan Pendengarnya, Corona Oh Corona jadi Materi Wardi 1

Jakarta, (bisnisnasional.com) – Beraksi Di Rumah Saja babak Top 15 menghadirkan 3 peserta dari Kloter Al Quddus pada episode pagi dini hari (12/5). Membawakan tausiyah bertemakan “Bersama Allah Wabah Pasti Berlalu” sebagai penyemangat dan motivasi untuk pemirsa di masa pandemi COVID-19 ini, nyatanya belum mampu membuat Hafidz (Banten) maju ke babak selanjutnya.

Perolehan akhir nilai Hafidz yang berada di urutan terendah harus membuat dirinya rela mendapatkan wassalam.
Berbeda dengan Hafidz, Mumuy (Lampung) berhasil memperoleh nilai tertinggi dengan dakwahnya berjudul “Kemuliaan Umat Nabi Muhammad”. Ustadz Subki Al Bughury menilai Mumuy memiliki kelebihan pada pembawaan yang selalu ceria dan gembira sehingga saat menyampaikan materi pun jadi mudah dicerna oleh pendengarnya. “Materi yang dibawakan juga sungguh tepat,” puji Ustadz Subki.

Pujian juga diberikan Dewan Juri untuk Wardi (Nusa Tenggara Timur) yang membawakan materi mengenai “Corona Oh Corona”. Wardi mengingatkan pendengarnya bagaimana menghindari Corona dengan pengantar lantunan ayat suci Al Quran. Ustadz Taufiqurrahman mengatakan bahwa seluruh ayat yang dibacakan saat tausiyah sangatlah indah dan referensi yang diberikannya juga sudah kuat.

Sementara itu Ramadan Di Rumah Saja juga masih mencari Qori dan Qoriah terbaik dari 34 Provinsi. Dalam segmen Indonesia Mengaji semalam (11/5), Qoriah asal Kalimantan Selatan yaitu Najwa berhasil menyandang predikat terbaik dan membawa pulang uang sebesar Rp 3 juta serta maju ke round selanjutnya.

Suara merdu Najwa dalam melantukan surat Az Zumar ayat 62-67 mampu mencuri hati Dewan Juri. Kemampuan yang dimilik Najwa menurut Ustadz Nashrullah Jammaluddin melebihi umurnya yang masih muda yaitu 15 tahun. “Luar biasa suara dan gerak lagunya.” puji Ustadz Nashrullah.

Hadiah spesial juga diberikan untuk Najwa dari Ustadz Muchlis M Hanafi yakni berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikan di Al-Azhar, Kairo, Mesir
Sementara Ika (Lampung) Qoriah yang tampil dan menduduki tempat kedua semalam, dinilai Ustadz Muchlis mempunyai suara yang menyejukkan bagi pendengarnya saat membacakan surat An Nisa ayat 116-118.

Di posisi ketiga ada Mina (Sulawesi Tengah) yang selain bersuara indah saat membaca Al Quran juga mahir menyanyikan lagu Qasidah yang melantunkan surat Al Baqarah ayat 264.
Selain Qoriah, 3 Qori juga tampil mewakili Provinsi masing-masing, diantaranya Arozali (Kepulauan Riau) yang mendapatkan tempat pertama dan berhasil mendapatkan uang senilai Rp 3 juta serta maju ke round selanjutnya berkat suara syahdunya saat melantunkan surat An Nur ayat 19-20. Di tempat kedua ada Qori asal Yogyakarta yaitu Fahmi yang membacakan Al Hujurot ayat 12-13. Sementara di urutan terakhir ditempati oleh Indra (Gorontalo) dengan surat Al Hujurot ayat 6-7. (indra)

Check Also

Indonesia Mengaji, Temani Ramadhanmu dalam Kompetisi Qori dan Qoriah 5

Indonesia Mengaji, Temani Ramadhanmu dalam Kompetisi Qori dan Qoriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.